Perbedaan Fungal Acne dan Bruntusan

Perbedaan Fungal Acne dan Bruntusan

Beda Fungal Acne dan Bruntusan – Timbulnya jerawat maupun bruntusan pada wajah memang sering membuat tidak nyaman dan bisa mengurangi rasa percaya diri. Baik fungal acne maupun bruntusan sebaiknya harus segera diatasi agar kulit wajah tetap terlihat bersih dan sehat. Apa perbedaan fungal acne dan bruntusan?

Fungal Acne dan Bruntusan, Masalah yang Berbeda

Banyak yang sering mengira fungal acne dan bruntusan itu sama karena gejala dan ciri-cirinya mirip. Apalagi keduanya tampak sulit untuk dibedakan. Padahal munculnya jerawat kecil berupa bintik-bintik pada wajah belum tentu disebut sebagai beruntusan. Bisa jadi kondisi tersebut adalah fungal acne.

Ketika salah mendiagnosa apakah itu fungal acne atau bruntusan, maka perawatan yang dilakukan pun bisa saja salah dan hasilnya menjadi tidak efektif. Contohnya ketika Anda menganggap bahwa bintik-bintik tersebut adalah bruntusan, selalu mencoba mengobatinya menggunakan obat khusus jerawat.

Setelah beberapa kali pemakaian ternyata tak kunjung ada perubahan, mungkin saja masalah yang dialami adalah fungal acne. Meskipun sekilas terlihat sama, fungal acne dan bruntusan memiliki cara perawatan dan cara mengatasi yang berbeda karena penyebab dan gejalanya pun berbeda.

Apa Perbedaan Fungal Acne dan Bruntusan?

Jika memang fungal acne dan bruntusan adalah 2 jenis masalah kulit yang berbeda, lalu bagaimana cara membedakannya? Berikut ini perbedaan fungal acne dan bruntusan jika dilihat dari gejala, penyebab, cara mengatasi, ukuran, lokasi, dan pengobatan yang harus dilakukan, yaitu:

Ukuran Jerawat Jamur/Fungal Acne dan Bruntusan

Fungal acne dan bruntusan pada umumnya berukuran lebih kecil jika dibandingkan dengan jerawat wajah pada umumnya. Meskipun sama-sama kecil namun ukuran fungal acne biasanya berukuran kecil dan sering mengelompok dalam bentuk komedo putih. Penyebab fungal acne adalah infeksi jamur.

Perbedaan Fungal Acne dan Bruntusan
Perbedaan Fungal Acne dan Bruntusan – Sumber : https://pixabay.com/

Sementara itu, ukuran dan bentuk jerawat bruntusan pada umumnya lebih bervariasi. Bisa dalam ukuran yang kecil, sedang, 3 besar. Terkadang, bruntusan ini banyak tersebar pada wilayah kulit namun lebih sedikit.

Area Munculnya Fungal Acne dan Bruntusan

Fungal acne dan bruntusan biasanya muncul di lokasi yang berbeda. Pada umumnya jerawat jamur atau fungi acne lebih banyak muncul di bagian lengan, dada, dan punggung. Sementara itu, bruntusan lebih banyak ditemukan pada area wajah khususnya area yang kondisinya berminyak.

BACA JUGA : Kamu Perlu Tahu Nih, Mitos Perawatan Kulit!!

Area tersebut adalah bagian dagu, hidung, dan dahi. Ciri tersebut merupakan ciri umum sehingga tidak menutup kemungkinan jerawat bruntusan pun bisa muncul pada bagian di mana fungal acne sering terlihat. Seperti bagian dada, leher, bahu, punggung, dan lengan pada bagian atas.

Gejala Jerawat Jamur/Fungal Acne dan Bruntusan

Fungal acne dan bruntusan seringkali menunjukkan gejala yang berbeda saat muncul pada area wajah atau area kulit tertentu di bagian tubuh. Jika bintik-bintik jerawat tersebut membuat tidak nyaman karena rasa gatal, bisa dibilang jerawat kecil tersebut adalah gejala fungal acne atau jerawat jamur.

Sementara itu, bruntusan biasanya tidak menimbulkan rasa gatal hanya saja risih karena timbul bintik-bintik pada bagian wajah. Sehingga terkadang mereka yang mengalami putusan merasa ingin menghilangkannya dengan cara menggaruk meskipun bukan karena gatal.

Penyebab Fungal Acne dan Bruntusan

Selain ciri-ciri dan gejalanya berbeda, cara membedakan fungal acne dan bruntusan bisa dilihat dari penyebabnya. Fungal acne sendiri merupakan jenis jerawat yang disebabkan oleh jamur Malasseziayang tumbuh secara berlebihan pada folikel rambut. Sehingga jerawatnya juga dikenal jerawat jamur

Sedangkan bruntusan biasanya disebabkan oleh pertumbuhan bakteri yang berlebihan. Selain itu, bruntusan juga bisa muncul karena adanya sel-sel kulit mati dan minyak yang menumpuk kemudian terperangkap di dalam pori-pori kulit. Bakteri yang menyebabkannya bernama PropionibacteriumAcnes.

Cara Mengatasi Fungal Acne dan Bruntusan

Mengingat fungal acne dan bruntusan merupakan masalah kulit yang berbeda, maka cara menghilangkannya pun berbeda. Karena menghilangkan fungal acne dengan menggunakan pengobatan jerawat pada umumnya biasanya tidak serta merta membuat merawat jamur hilang.

Terkadang justru kondisinya malah semakin parah. Sehingga untuk mengatasi fungal acne harus menggunakan obat oles khusus yang mengandung clotrimazole, ketoconazole, dan butenafine. Tidak disarankan untuk menggunakan obat antibiotik oles karena obat tersebut hanya bisa untuk jerawat bruntusan.

Skincare Untuk Bruntusan dan Fungal Acne

Merawat kulit sudah menjadi kebutuhan bagi setiap wanita. Penggunaan produk skincare juga diperlukan untuk mengatasi fungal acne dan bruntusan. Untuk mengatasi fungal acne, maka direkomendasikan menggunakan produk yang mengandung sulfur dan asam salisilat.

Seperti Produk Cream Wajah dari FABIL SKIN ini yang mengandung Sulfur dan Asam Salisilat.

Skincare Untuk Bruntusan dan Fungal Acne
Skincare Untuk Bruntusan dan Fungal Acne

Tidak disarankan untuk menggunakan produk yang mengandung asam lemak dan benzoil peroksida karena dapat menyebabkan kulit menjadi kering. Sedangkan untuk mengatasi jerawat bruntusan sebaiknya menggunakan produk yang mengandung retinoid, isotretinoin, benzoil peroksida, dan asam salisilat.

Cara Mencegah Fungal Acne dan Bruntusan

Agar fungal acne dan bruntusan yang sudah diobati tidak muncul kembali maka sebaiknya lakukan cara pencegahan berikut ini:

Cara Mencegah Fungal Acne dan Bruntusan
Cara Mencegah Fungal Acne dan Bruntusan – Sumber : https://pixabay.com/

Membersihkan Badan dan Wajah Secara Rutin

Membersihkan muka secara rutin sangatlah penting untuk mencegah bakteri tumbuh di dalam kulit. Gunakan sabun pembersih wajah yang memiliki kandungan yang lembut untuk menjaga kulit agar tetap lembab, halus, bebas jerawat.

Mengingat fungal acne dan bruntusan juga bisa muncul pada area di luar wajah, mandi secara teratur bisa mencegah kemunculan masalah kulit tersebut. Karena cara ini juga dapat menghambat bakteri dan jamur agar tidak tumbuh berlebihan pada kulit.

Menggunakan Pelembab Wajah Khusus Bebas Minyak

Penyebab fungal acne muncul memang bukan karena adanya penumpukan minyak maupun bakteri pada pori-pori kulit wajah. Namun, produksi minyak yang berlebih pada wajah juga memiliki peran besar untuk memberi makan pada bakteri dan jamur tersebut.

Apalagi obat oles yang digunakan untuk mengatasi fungal acne biasanya membuat kulit menjadi lebih kering. Oleh karena itu, untuk mengatasinya penting sekali agar menggunakan produk untuk merawat kulit yang bebas minyak untuk menjaga kelembaban wajah dan mengurangi risiko penyumbatan pori-pori.

Pelembab Wajah Khusus Bebas Minyak
Pelembab Wajah Khusus Bebas Minyak

Mengurangi Makanan yang Mengandung Karbohidrat Tinggi

Setiap makanan yang anda makan juga dapat mempengaruhi masalah pada wajah seperti kemunculan fungal acne dan bruntusan. Sangat disarankan untuk membatasi konsumsi makanan yang tinggi karbohidrat karena jamur yang menyebabkan fungal acne bisa berkembang biak dengan pesat.

Selain makanan yang mengandung karbohidrat tinggi, hindari juga makanan yang mengandung gula. Mengkonsumsi makanan dengan pola makan yang sehat seperti buah-buahan, protein, sayur-sayuran untuk mencegah dan meredakan pertumbuhan jamur.

BACA JUGA :

Dengan senantiasa menjaga kebersihan kulit dan badan serta menggunakan produk-produk yang tepat, maka fungal acne dan bruntusan bisa dengan lebih mudah diatasi. Tentu saja upaya mencegah akan lebih baik dibandingkan mengobati ketika gejala tersebut muncul.

Setelah mengetahui perbedaan fungal acne dan bruntusan di atas, maka Anda bisa mendiagnosa masalah pada kulit dengan lebih tepat. Sehingga pengobatan dan perawatan yang dilakukan pun bisa disesuaikan dengan masalah kulit yang terjadi agar tidak salah dalam penanganan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *